Travelling with kids – Garut April 2017

April 11, 2017

bismillahirrahmaanirraaahiim..

terakhir kali bunda jalan-jalan jauh dengan keluarga kapankah?

“perasaan” jalan sama keluarga sering, tapi entah kenapa yang membekas di hati bahwa jalan2 dg keluarga full seharian dengan menginap di luar itu seru saat kemarin ke Taman Safari. Mungkin karena Taman Safarinya yang bagus ya?yang seharian ga kekejar habis semua karena hujan?

akhirnya mulai kami “teracuni” untuk kembali mencoba jalan2 jauh..

kalau diingat-ingat jalan2 jauh kami selama menikah bisa di list begini:

  1. Bali 2011 -> honeymoon
  2. Cirebon 2012-> Hamil Arrum 4 bulan, naik kereta cirex PP
  3. Malang 2013 -> Arrum usia > 1 tahun (karena sudah bisa makan nasi goreng) dan sedang hamil Akmal 4 bulan
  4. Bandung 2015 -> Akmal usia 1 tahun, Arrum berarti 3 tahun, bersama ayah naik kereta pulang naik mobil yg sudah ibu bawa lebih dulu dari Jakarta
  5. Sawarna 2016 – Pelabuhan Ratu -> Akmal usia 2 tahun dan Arrum usia 4 tahun
  6. Cirebon 2016 -> Akmal usia 2 tahun, Arrum 4 tahun, pergi bersama uti & kakung
  7. puncak, mega mendung, puncak (2014,2015,2016) -> bersama keluarga besar pakai wisma kantor
  8. Lampung Maret 2017
  9. Garut April 2017

hmm.. alhamdulillah ‘alakulihal tidak sedikit juga yang kami kunjungi ya saat di list begini. masing-masing punya cerita sendiri, mari kita share ceritanya dengan kisah mundur ya (dimulai dari perjalanan terbaru – yang masih fresh teringat).

perjalanannya spontan, tapi stalking tentang Garutnya sih sejak 2 mingguan. kenapa terpikir Garut? sebenarnya diikuti saja daftar jalan2nya uti, karena uti dan kelompok NQ pasti ada jadwal untuk jalan2 di tiap tahunnya berapa kali, nah kami ingat ada Garut salah satunya. mulailah stalking dilakukan.hehe

Jumat sore masih belum booking hotel, ibu sudah mulai kasih kode ke ayah yang malam itu akan main futsal dengan rekan kerjanya; “nanti kujemput, tapi di cawang ya biar dekat ke cikampek”.hehe. awalnya reaksi suami ragu, pasti ragu kalau untuk perjalanan perdana tanpa persiapan, sama seperti ke Lampung. Tapi istri coba meyakinkan.. jalan aja sesampainya, ujung2 kalau ga sampai ke Garut kita ke Bandung aja 🙂 .

sudah mengantongi izin, pulang kantor jam 5 sore, Ibu bukan langsung ke rumah eyang tapi mampir langsung ke rumah. Apa yang disiapkan?

Selesaikan pekerjaan rumah terlebih dahulu (angkat jemuran, pilah2 pakaian) dan mematikan semua perkakas elektronik (utamanya magic jar dan dispenser) lalu siap packing! karena sudah terbiasa packing cepat singkat (secara dari jaman awal nikah sampai saat ini minimal tiap minggu pasti kami menginap di rumah ortu, jadi sudah ada gambaran).

apa yang disiapkan?

  • Tas 1 : baju ayah dan ibu
    • siapkan baju sepaket yang akan dipakai , jadi dilipatnya per baju yang akan dipakai termasuk underwearnya. lalu digulung2
  • Tas 2 : baju anak-anak
    • sama seperti baju dewasa, anak juga disiapkan per paket yang akan dipakai, baju atas bawah, underwear sampai kaos kaki
  • Tas punggung (3) : baju ganti anak, pempers, tisu basah, obat2an, kamera, dompet dan surat2
    • ini tas yang dibawa turun kalau break di rest area
  • Tas tangan (4) : segala makanan ringan dan bekal minuman
    • ini juga tas wajib karena kami keluarga pecinta bawa bekal. kali ini dilengkapi juga dengan magic jar kecil dirumah ikut diboyong. hah? iya karena baru aja masak nasi penuh dipagi, ditinggal basi, ditaruh di kulkas juga pasti ga enak, jadi ibu berpikir mending dibawa untuk makan ayah siapa tau masih lapar dan nanti minta izin sama pemilik wisma untuk colok magic jar siapa tau diizinkan.
  • lain-lain: bantal (ini selalu ada di mobil sih),tas plastik, sepatu, bola dan buku

Cek cek sepertinya sudah lengkap, langsung ditata di bagasi, tas2 baju ganti taruh paling  bawah, bagian paling atas adalah tas makanan dan tas punggung yang kami selalu bawa turun. pesan: semua bawaan harus muat di bagasi tidak ada yang boleh ditaruh di tengah atau didepan. ready? ibu langsung menuju rumah eyang untuk jemput anak2 dan izin pergi sama eyang. eh di rumah eyang dapat bekal bungkus lauk.. yeay alhamdulillah. lauk bisa dimakan malam ini sampai besok pagi (lumayan ga perlu beli sarapan). hehe

here we go!

teng jam 20.00pm kami jalan dari rumah eyang mampir dulu ke toko mainan dekat rumah (si mimi kado) karena ibu janji mau beliin Arrum cincin.

jam 8.30pm baru kelur Plumpang, ternyata karena besok akhir bulan, semua trailer balik ke kandangnya, kebayang dong macetnya diantara mobil2 buesar itu, untung rute kami melawan arah.voila!
jam 21.00pm sampailah kami di Cawang menunggu kakang mas turun di halte busway cawang.

till we  meet, on the next 2 hour let Ibu drove the car. Krucil gmn? mereka tidur lho bahkan sejak sebelum ketemu si ayah. si kakak bobo di depan aman dengan seatbelt, si adik bobo di belakang aman dengan selimut. saat menyetir lihat si adik melihat pemandangan sambil nyanyi2, lama2 kok suaranya abis?ibu nengok dari kaca spion, lihat si adik sudah merem2, lalu ibu langsung ambil jalur berhenti dan membenarkan posisi bobo adik.ah lucu, bobo kok bisa sambil diri setengah gitu..

2 jam perjalanan baru sampai menembus jalan tol cileunyi, ternyata Cikampek padat niat di jumat malam itu, tipsnya adalah ikuti jalur yang diambil oleh bus antar kota tapi dengan tetap jaga jarak ya.. cihuy!

yah, gantia yah, udah pegel ni.. akhirnya ibu mengibarkan bendera putihnya. ibu pindah ke belakang dan menjalankan tugas berikutnya yaitu pesan tempat menginap dan bobo sejenak..sejenak apa lama ya?wkwkwk.

next 2 jam ayah menyetir hingga ujung tol Bandung yaitu Cileunyi,kami keluar dan ambil jalur nagreg yang ke arah Garut. alhamdulillah jalur aman, lancar dan ini pengalaman kali pertama menyetir sendiri di Nagreg.

karena salah jalan, akhirnya kami berhenti di universitas Garut dan petugas dari roemah the Hampor menjemput, itu pukul 01.30pm lho! hebat lah. sampai penginapan, bangunlah si krucil, kaget? iya kaget banget! ” ini dimana ibu?” bahkan si kakak minta pulang.. hiks. ini salah ibu juga tidak mempersiapkan dan cerita ke anak2 kalau malam ini mau pergi, Ya soalnya belum tentu jadi, tapi alhamdulillah si kakak kembali tenang saat ibu cerita ini dimana?besok mau ngapain dan kemana aja?kenapa kita tidak menginap di hotel gedung (arrum bilang juga mau nginap di hotel yg gedung) tapi di rumah joglo ini 🙂

saat pagi.. eng ing eng.. sama banget sama impian, yaitu bangun tidur keluar kamar view nya sudah berbeda!. this is it!IMG-20170401-WA0007.jpeg

 

 

 

 

gimana coba? cuantik nian.. masyaalloh.. hawanya sejuk, pemandangannya cantik, rejeki banget!

Si kakak gimana? senyam senyum dong dia.. apalagi ada ayunan di depan kamar.. senangnya..

cekrek..cekrekk.. foto2 rumah joglo ini sambil sarapan ga kerasa sudah jam 8 pagi.. setiap spotnya patut di foto apalagi kami hanya sendirian yang menginap di hari ini (keluarga lain baru datang siang) ditambah dapat potongan 100ribu dari pegi2 untuk menginap, ah rezeki.. alhamdulillah 🙂

jam 9 pagi kami siap jalan.. yuk jalan-jalan mengitari Garut yang sejuk dan indah..

di cerita selanjutnya yah..!

 


Priceless story behind travelling..

April 3, 2017

Bismillahirrahmaanirraahiim…

Sebelum lupa..catat cepat apa cerita-cerita yg muncul bersama suami dan anak-anak saat saat beberapa waktu lalu kami melakukan kegiatan bersama:

  1. Saya dan suami akhirnya merasakan menyetir sendiri di jalur Nagreg. Inilah nasib kami yang tidak punya kampung,sekalipun jalan seringnya disetirin Bapak kala itu dan juga  adik yg jago nyetir.
  2. Akmal akhirnya mau membuka sepatunya sendiri tanpa dibantu saat sampai di kamar hotel lampung. Awalnya seperti biasa saat diminta lepas sepatu dia bilang “ibu aja!” Ibu: Akmal aja,akmal bisa sendiri. Akhirnya ibu mencontohkan cara membuka sepatu dan menunjukkan ke Akmal bahwa itu mudah.akhirnya dia mau coba sendiri dan bisa.after itu..saat kita mau solat di musola bandara,akmal langsung saja duduk di lantai dan mulai buka sepatu sambil bilang ke ayahnya “akmal bisa sendiri ayah!” Great,jempol buat Akmal!
  3. Akmal dan Arrum nyemplung,berenang di laut lepas! Ibunya aja dulu turun ke laut baru saat honeymoon(wkwk),melihat ibu turun snorkling lalu ayah turun snorkling,anak2 ternyata antusias untuk terjun juga ke bawah.Arrum Akmal berenang dg menggunakan vest di laut lepas saat kita ke Pahawang.
  4. Arrum dan Akmal pertama kalinya ‘numpak’ pesawat. Bukannya norak tapi memang mereka belum pernah naik pesawat,ibunya dulu naik pesawat pertama pas ke Korea (wkwkwk)’alaqulihal alhamdulillah mereka bisa naik pesawat saat balita.
  5. arrum akmal naik kapal/boat untuk ke pulau
  6. Mengambil air dari dalam sumur menggunakan katrol saat ingin solat di mushola desa cangkuang
  7. Belanja dan makan kue pancong di depan tempat menginap

    Abang kue pancong yang ramah

  8. Diskusi seru apa sama mereka?
  1. Pertama kali sampai di Garut dan tinggal di guest house Arrum ga mau,salah ibunya juga memang tidak cerita2 sebelumnya kalau kita mau pergi.jadi saat bangun kita sdh sampai di garut pk 1 dini hari.dia sampai sesenggukan menahan tangis,saat ibu tanya “Arrum kenapa?Arrum sedih?”,Arrum jawab katanya mau pulang,katanya mau tinggal di hotel yg gedung. Lalu ibu jelaskan panjang lebar bedanua hotel di Lampung dg yg di Garut dan rencana trip esok hari kemana saja.sudah tenang akhirnya dia tertidur.besok pagi saat bangun dan makan Arrum sudah happy karena kondisi luar kamar seperti dibawah ini
  2. perbedaan Garut dengan Lampung(logat,suhu udara,makanan,geografis)
  3. Perbedaan berkendara naik mobil atau pesawat
  4. Wisata apa yang paling disukai anak2
  5. saat ibu bertanya ttg jalan ke pak tani (literally Pak Tani).ini dibahas saat kita mau tidur,ga nyangka hal biasa menurut orang tua ternyata menjadi hal spesial bagi anak. Arrum tanya, “kenapa ibu tanya jalan ke Pak Tani?”
  6. Akmal terjatuh dia pematang sawah (yg agak besar) saat jalan sambil bermain pesawat,lalu saat sebelum tidur ibu tanya,”Akmal td jatuh?jadi kalau jalan harus gmn?”, Akmal:”iya bu,Akmal jatuh ni.jadi kalau jalan harus di gandeng!”.

    Makan dan tidur di sawah

  7. perbedaan naik rakit dan perahu motor.
  8. berenang di laut dan berendam di kolam air panas
  9. Mengambil air menggunakan katrol dari sumur (saat solat di musola pulau cangkuang)

Banyak cerita lainnya yang kami alami bersama..membersamai anak mungkin kami memiliki waktu yang terbatas di hari kerja,namun berusaha maksimal di setiap kesempatan yang ada saat bersamanya semoga memberikan cerita indah untuk mereka nantinya..♡

Still wanna back to Garut and Lampung? YES CERTAINTY!

Beautiful Indonesia.. explore Indonesia!

 

see our photos at instagram : @susanti.dita

 


Ibu as agent of change

March 26, 2017

Tidak terasa 9 pekan proses belajar di kelas martikulasi sudah berjalan,tantangan di sesi akhir ini adalah bagaimana menjadi ibu yg menjadi agent of change.ingat materi saat baru jadi mahasiswa dulu,ya memang berubah itu keniscayaan.

Minat ketertarikan.

Saat ini yg membuat tertarik sampai lupa waktu adalah terkait rumah dan ide mengisi rumah. Browsing sana sini,mengamati interior,berimajinasi adalah beberapa hal yg saya sangat sukai saat ini.

Konsep “my home is my playground” masih menjadi tantangan tersendiri.bagaimana mainan dapat menjadi properti yang mempercantik rumah dan bermanfaat bagi tumbuh kembang sikecil

Ada juga keinginan kecil agar Arrum  sejak kecil mulai ada ketertarikan seputaran design,interior dan teman2nya agar kelak saat iya menjadi istri dan kelak menjadi ibu, dia tetap bisa menjadi ahli dan berkarya dari dalam rumah sehingga tidak mengikuti jejak ibunya yg harus bekerja di kantor orang lain.

Skill hard&soft

Bermula dari mendesign rumah sendiri dan menata interiornya mungkin dapat menjadi soft skill yg bisa terus diasah.

Ditambah skill menulis,menuangkan ide atau kondisi dalam cerita dapat menjadi added value dalam hal berbagi dengan orang lain/sekitar.

Isu sosial 

kondisi jalanan depan rumah yg masih belum terlalu aman jika anak2 main diluar disebabkan banyak motor yg masih bersliweran dan taman disekitar rumah yang tidak ada mainan untuk anak.

Masyarakat

Bermula dari lingkup RT,selalu hadir dalam pertemuan atau arisan ibu2 RT,berdiskusi membahas hal2 yg terjadi dan seputar fasilitas umum.

Ide sosial.

Membuat jalanan rumah menjadi lingkungan yg lebih aman bagi anak untuk bermain dan taman disekitar menjadi taman yang ramah anak.

Ditambah juga sesuai dengan rancangan sebelumnya yaitu membuat perpustakaan anak dirumah sehingga anak2 sekitar bisa puas membaca beraneka jenis buku dan mencintai buku.

Bismillah semoga cita2 diatas dapat terpenuhi.


Misi hidup dan produktivitas

March 19, 2017

Mengerjakan ini saat otw ke kondangan minggu siang Nadia(barakallah) dan saat anak2 boci:)

Bismillah..

saat ini kita akan lebih menggali bagaimana menerapkannya secara teknis sbb :

a. Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW#7)

Menulis dan menjadi penulis
b. Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan “BE  DO HAVE” di bawah ini :

1. Kita ingin menjadi apa ? (BE)

Menjadi penulis

2. Kita ingin melakukan apa ? (DO)

Aktif menulis di blog at least min caption yg berisi dan menarik di instagram.

Agar bs menulis perlu rajin membaca,observasi sekitar dan jalan2

3. Kita ingin memiliki apa? (HAVE)
c. Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di bawah ini dan isilah:

1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)

Memiliki perpustakaan umum anak

Buku yg publish&mengisi seminar2

2.Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan ( strategic plan)

Memiliki perpustakaan anak di rumah dan menulis buku

3. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution)

Blog byk tulisan,media sosial aktif dan byk yg memperoleh manfaat.
Mulailah dengan PERUBAHAN, karena pilihannya hanya satu BERUBAH atau KALAH


Temu Bakat

March 10, 2017

Bismillah,

hasil pengisian temu bakat saya attach dibawah ya;temu bakat.jpg

insight dari website ini juga jelas, lihat potensi positif, kuatkan.

untuk kekurangan agar diketahui lalu berusaha diminimalisir tapi tetap ya fokus ke strength!

lalu untuk aktivitas berdasarkan kuadran, coba dibuat dibawah ini ya:

 

terlihatkuadran diri.jpg

saat membuat kuadran diatas, merenung sangat lama di kuadran tidak suka tapi bisa. kuadran ini beneran membuat bingung dan ternyata bisa juga menyadarkan bahwa selama ini melakukan apa yang kita suka, alhamdulillah.

untuk kuadran tidak suka dan tidak bisa juga awalnya tidak cuma 1 point,tapi akhirnya saya pindahkan beberapa aktivitas yg sedang saya usahakan untuk saya menyukainya, jadi berpindahlah ia ke kuadran suka tapi tidak bisa! (artinya ini yg harus dipelajari).

this is it! alhamdulillah, ‘ala kulli hal 🙂

happy friday yeay!

 

 


Menjadi Manajer Handal

March 3, 2017

Hari jumat tiba,saatnya selesaikan NHW 6.yup,ini deadline yg saya buat untuk diri saya sendiri agar di sabtu dan minggu bisa full waktu dipakai bersama keluarga.

terasa tiap minggu bukan makin baik tapi makin sore membuatnya..alaqulihal mari dibuat..bismillah.

Yuk..marii..

Di materi ini semakin diingtkan bahwa peran seorang istri,ibu sekaligus anak itu BERMACAM-MACAM dan buanyak.

Buanyak tidak bisa dihindari,yang bisa dilakukan hanya berusaha mengaturnya sedemikian rupa.

Keinginan untuk menuntaskan semuanya; anak sehat bersih,bermain oke,masakan tersedia,ibadah lancar,lantai bersih rapih,kaca rmh kinclong,baju licin,keuangan keluarga surplus,jalan2 dan olahraga jalan.

Yah macam itulah keinginan yg selalu ada didiri ibu2 yg ujung2nya bisa membuat hati resah,galau apalagi kalau tidak sesuai.sehatkah itu?hmm.i dont think so!

Marilah mengatur maba prioritas mana yg tidak.belajar utk switch task yang menurut saya harus dilatih.switch task tidak hanya pekerjaan tapi juga memindahkan hatinya ke tugas selanjutnya.

Yuk ikuti guideline NHW minggu ini:
1⃣ Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting, dan 3 aktivitas yang paling tidak penting

Paling penting:

1.kegiatan rumah tangga

2.Bermain bersama anak dan suami

3.self improvement (menulis,membaca buku&berita,dll)

Paling tidak penting:

1.Bermain gadget 

2.Menyetrika (i wish😛)

3.Menonton tv
2⃣Waktu anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana?

Waktu habis di kegiatan membersihkan rumah,memasak,bermain bersama anak dan bermain gadget.
3⃣Jadikan 3 aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis sehari-hari untuk memperbanyak jam terbang peran hidup anda, tengok NHW sebelumnya ya, agar selaras.

Oke.
4⃣Kemudian kumpulkan aktivitas rutin menjadi satu waktu, berikan “kandang waktu”, dan patuhi cut off time ( misal anda sudah menuliskan bahwa bersih-bersih rumah itu dari jam 05.00-06.00, maka patuhi waktu tersebut)

oke.

5⃣Jangan ijinkan agenda yang tidak terencana memenuhi jadwal waktu harian anda.

oke.

6⃣Setelah tahap di atas selesai anda tentukan. Buatlah jadwal harian yang paling mudah anda kerjakan. (Contoh kalau saya membuat jadwal rutin saya masukkan di subuh-jam 07.00 – jadwal dinamis ( memperbanyak jam terbang dari jam 7 pagi- 7 malam, setelah jam 7 malam kembali ke aktivitas rutin yang belum selesai, sehingga muncul program 7 to 7).

☆4.30-04.45 : bangun pagi

☆4.45-05.00 : solat subuh

☆5.00 – 05.45:masak persiapan bekal&bersih2

☆5.45-06.00 : mandi pagi

☆06.00-06.15:membangunkan anak&memandikan

☆06.15-06.30:persiapan berangkat 

06.30-07.20:perjalanan menuju kantor (anak2 menuju rmh eyang)

07.30-17.00:bekerja

17.00-19.00:perjalanan menuju rmh bersama suami (janjian,tunggu,dll)

19.00-19.30:makan malam bersama anak

19.30-19.45:menuju ke rumah

19.45-20.00:beres2 perbekalan,cucian

20.00-20.15:mandi malam

20.15-20.45:waktu bebas bersama anak

20.45-21.00:persiapan tidur (sikat gigi anak,dll)

21.00-tidur malam max 21.30 (tp sering juga jam 22.00 bahkan 23.00😂)

Jika libur maka berubah begini:(copy dari jawaban saya di grup homeschooling usia dini)

☆Kegiatan pagi (bs baca,main,jalan keluar)jam 8 sd 11)

☆di kegiatan pagi ada snack time jam 10an (15 menit)

☆persiapan makan siang (jam 10 sd 11.30),kadang anak ngantuk jd ditidurin,kdg anak bs ikut bantu atau main dekat ibu nya)

☆makan siang (jam 11-12.30)

☆solat,sikat gigi,persiapan tidur (masuk kamar,baca buku,doa) 30 menit

☆tidur siang (2 sd 3 jam)

☆bangun tidur (biasanya jam 4)

☆main dulu baru mandi atau kebalik (tergantung main diluar atau tidak) sampai jam 5.30an

☆persiapan makan malam (jam 5.30 sd jam 6an) (seperti makan siang,anak ikut bantu atau main dekat ibu)

☆solat magrib,makan malam (sampai jam 7an)

☆solat isya (jam 7.30an pm ke masjid)

☆persiapan tidur malam jam 8pm

☆masuk kamar jam 8.30pm sampai bobo

7⃣Amati selama satu minggu pertama, apakah terlaksana dengan baik?

kalau tidak segera revisi, kalau baik, lanjutkan sampai terlaksana.

Oke.


Desain Pembelajaran

February 24, 2017

Tugas kali ini really clueless!.

Berbekal tutorial dari fasilitator dan video bu septi.Beberapa yg saya highlight adalah ini:

  • Sesuaikan cara belajar dengan zamannya
  • PENTING untuk menciptakan SUKA dibanding bisa
  • Gunakan selalu 5W+1H dalam setiap pembelajaran
  • Lakukan observasi, amati anak sesering mungkin agar dapat menentukan di sisi apa anak lebih “berbinar”
  • Setelah menemukan kelebihannya, gunakan prinsip “meninggikan gunung dan meratakan bukit” yaitu asah terus kelebihannya agar dia menjadi ahli dan untuk kekurangannya cukup dikejar hingga tingkat rata-rata saja.
  • Quote penting di zaman ini: “Thesedays, good is not enough, we need to be different.”

menjawab tantangan di minggu ini yaitu membuat desain pelajaran, saya juga coba melakukan browsing mengenai desain pembelajaran. Desain yang umum dipakai adalah ADDIE, yaitu Analysis-> Design -> Development -> Implementation -> Evaluation -> back to Analysis

menerapkan hal diatas, PR yang saat ini masih on progress adalah Analysis and Design. Untuk A&D untuk diri saya banyak terjawab di tugas sebelumnya terkait ilmu apa yang ingin saya cari yaitu berdagang (agar tetap berpenghasilan) dan parenting.

Untuk A&D kakak 4.5 yo dan Adik 2.5 yo, berikut hasil analisis dan desain untuk mereka di masa balita ini (mengutip tugas 2):

  • Keislaman : lebih kenal dengan Alloh melalui ciptaannya (mengenal hebatnya tubuh manusia, berbagai macam hewan dan tumbuhan)
  • Keahlian: membiasakan membaca &menulis; naik sepeda & berenang; hafalan juz 30 & iqro
  • Kemandirian: mandi sendiri, tidur sendiri, menyiapkan peralatan menginap sendiri, membersihkan kamar& mainannya sendiri.
  • Kepribadian: penyayang, mudah meminta maaf, lebih mengontrol tangan&kakinya

diluar itu semua, tugas kami sebagai ayah ibu di masa golden age ini adalah secara fitrah mengikuti proses keluarnya kemampuan yang sudah ada di dalam diri mereka dan  mengajak mereka melihat dunia serta menyampaikan berbagai hal sebanyak-banyaknya.

berikut saya buat corat-coret desain pembelajaran versi saya yang kami gunakan selama ini;

 

Point pertama

yaitu Tentukan Tema, kami seringnya memiliki tema spontan bagi anak,Saya akui untuk tema memang masih belum tertata rapi. Tanpa ditulis tema utk kakak dan adik lebih ke tauhid, checklist kemampuan sesuai umur dan situasional dirumah. Atau sering juga tema muncul dari keinginan jalan-jalan ke suatu tempat!:D. Nah sebagai contoh tema yang kami ambil kemarin yaitu ciptaan ALLOH yaitu Hewan. 

Point kedua

yaitu menyampaikan konsep dan ilmu. Hewan adalah hal pendukung yang kami gunakan untuk mengenalkan Kakak dan Adik pada Tuhan mereka, Alloh SWT. Konsep Esa, Tuhan kami sampaikan seringan mungkin tapi juga tidak dimudah-mudahkan sehingga pemahaman mereka lurus. contoh jika mereka tanya “Alloh ada dimana Bu?”, saat kami bisa maka kami akan jawab,tapi jika ragu, kami akan cari jawaban yg  pas dan lurus. Untuk pertanyaan Arrum ini salah jika kita jawab ‘Alloh dimana2’, melainkan Alloh itu dekat dengan kita sedekat denyut nadi kita.

Point ketiga,

yaitu How?media nya apa? untuk media yg utama kami pakai adalah buku. jadi saya suka mencari buku baik dari dalam maupun luar yang mendukung tema saat itu.preloved ..preloved book..hehe. 

Jadi jika disambungi dengan ciptaan Alloh, yaitu hewan, maka beberapa hari itu kami akan membahas hewan, hewan dan hewan. Kami juga biasa (dengan porsi lebih sedikit dari buku) untuk menggunakan video youtube yang kami saveoffline atau program tv lainnya yang mendukung. Media lain yaitu bermain.. ini pasti ya, bisa menggambar atau dari mainan hewan dan media lain yaitu mengajak kakak adik untuk langsung datang ke majlis ilmu.

Point keempat,

ini yang paling asik! ups. hehe.;) .

Karena kami yakin jika ilmu itu dipraktekan atau di’bumi’kan sakah satunya yaitu dg cara jalan2 maka akan lebih melekat di pikiran bahkan rasa.. :)jadi dengan tema diatas kami pilih utk berkunjung me taman safari. Sebelumnya Ibu sibuk survey agar tau exactly apa yg ada disana berikut jadwal2nya agar optimal apa yg ingin dicapai dan pastinya sepanjang jalan2, kami tidak lupa selalu mengaitkan hewan, perilakunya, ilmu ttg hewan dengan ciptaan Alloh.

Poin kelima

Lalu setelah acara jalan-jalan selesai, di malam harinya saat ingin tidur, mulai deh ibu tanya2 ke kakak dan adik ttg kegiatan seharian tadi. kakak adik ini dapat ga ya message nya? inilah masa evaluasi. kalau belum pas, ibu wajib kembali ke alur awal. bukan berarti jalan2 ke taman safari harus diulang ya, tapi coba dg cara lainnya yg ada disekitar.

jika lulus poin lima ini, maka done! lanjut ke tema selanjutnya..

tapiii ingat saat masuk tema selanjutnya.. tema ciptaan Alloh ini harus selalu disebut2 karena termasuk tema mendasar yang harus ada di mereka 🙂
Lalu kenapa desain ini judulnya desain pembelajaran ibu dan anak?

Yes! Karena saya juga memakai metode ini utk apa yg sdg saya pelajari saat ini☺