As a Moslem..

Menjadi seorang muslimah..

Menjadi seorang muslimah ketika di Indonesia merupakan suatu hal yang biasa, biasa karena seperti yang kita tahu 80% masyarakat Indonesia adalah seorang muslim. Dimana saja bisa ditemui masjid, wanita berjilbab, musholla, sekolah muslim, restoran halal, ah itu suatu hal yang biasa. Ya, karena banyak, maka menjadi biasa.

Menjadi seorang yang shaleh di lingkungan yang mayoritas muslim, mungkin merupakan hal yang mudah (walaupun tidak semudah itu), ya jauh lebih mudah ketimbang berusaha menjadi orang yang sholeh di lingkungan di mana susah sekali ditemukan masjid, bahkan jarang sekali menemukan muslim.

Sesuatu akan terasa berharganya saat sesuatu itu sudah tidak ada di tangan kita

ya begitulah kira-kira yang dirasakan saat berada jauh dari Indonesia. Sesuatu yang dulu dirasakan sangat biasa, kini menjadi sesuatu yang sangat mahal harganya. Pergi ke masjid, bertemu muslim, makan dengan tenang di mana saja, bahkan hanya untuk mendengar adzan.. mahal.. mahal sekali harganya..

Menjadi orang “Asing”, yup. tak ada salahnya.. menjadi orang yang berbeda.. ternyata mengasyikkan.. paling tidak kita memiliki “trade mark” tersendiri.. ya.. dengan busana jilbab di tanah korea.. itu merupakan ciri khas tersendiri.. menutup seluruh bagian tubuh di saat musim dingin, bahkan tetap menutup seluruh aurat di saat musim panas merupakan kewajiban bagi seorang muslimah, dan Islam itu bukan hanya berlaku di Indonesia, tapi ketika kita jauh sekalipun, ISLAM..I’m still a moslem.

Mengambil banyak hikmah.. mungkin itulah sikap dan pikiran bijaksana akan kondisi saat ini. Tetap bertahan ditengah banyaknya orang yang mepertanyakan bahkan menggugat, “kenapa kamu tetap memakai itu semua, yang menutup kepala hinga kaki ditengah panas terik seperti ini?”, menjadi santapan sehari-hari yang akhirnya kita bisa menghadapinya dengan menjawab sebisa mungkin untuk menjelaskan dan penuh senyuman, menunjukkan kepada teman dan masyarakat di sini bahwa dengan tetap berbusana takwa, tidak muncul beban atau keterbatasan dalam berinterkasi dengan sesama..

Ya.. Isyhadu bi ana muslimun.. saksikanlah, aku adalah seorang muslim..

saatnya mencoba menunjukkan kepada sesama, seperti apa islam yang sesungguhnya.. yang jauh dari kekejaman, teror, pembantaian.. Islam, agama suci yang disebarkan oleh Rasulullah.. yang mengajarkan kita bersikap lemah lembut dan berkasih sayang terhadap sesama.. yang mengajarkan kebersihan lahir(fisik) dan bathin.. yang mengajarkan kejujuran, keteguhan untuk melaksanakan janji yang telah diucapkan.. ya itulah islam..

Isyhadu bi ana muslimun.. InsyaALLAH..

2 Responses to As a Moslem..

  1. Debbie says:

    Wah subhanallah ya k dita.. Semoga Allah tetap menjaga keistiqamahan kk..
    Pasti klo saat ini ada yg nanya kenapa harus menggunakan pakaian tertutup, jawabannya udah kayak recording yg kemaren2 yah?? He.. dan pastinya jawban yg berisi dan menunjukkan kebanggaan qta sebagai muslimah..Semangat ya k dita..

    Wassalam..

  2. ditaadesusanti says:

    Makasih buanyakk buat debbie…iya doain ya say..:) sama2, semangat juga bwt debbie..!! fightin..!! **tiada kata jera dalam perjuangan**(kayaknya tau deh slogan ini..hehe).. kapan2 mampir lagi ya..^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: