Cuplikan 2 -fiqih mandi

Masih ingat dengan topik bahasan kemarin?? yap benar!!!
yaitu ttg “M A N D I” bukan mandi biasa..

dan sampai ke dalam bahasan hal2 yang tidak boleh dilakukan bagi seseorang yang sedang junub.

  • Mengerjakan shalat
  • Thawaf
  • Menyentuh mushaf Alquran dan membawanya
  • Membaca Alquran
  • Menetap di masjid

Mari kita bahas lebih mendalam ke poin 3, 4, dan 5.. Lets startdon’t forget to say..”bismillaahirrahmaanirraahiim

Menyentuh mushaf Alquran dan membawanya

Hukum haram ini merupakan kesepakatan para imam dan tidak seorang pun diantara sahabat yang menyangkal pendapat ini, akan tetapi Dawud dan Ibnu Hazm membolehkan orang junub untuk menyentuh Alquran dan membawanya. Mereka berpendapat bahwa tidak ada halangan bagi orang junub untuk menyentuh dan membawa Alquran. Alasannya adalah sebuah peristiwa yang ercantum dalam Shahih Bukhori dan Shahih Muslim bahwa Rasulullah mengirim surat kepada kaisar Heraklius yang di dalamnya tertera, “Dengan Nama ALLAH yang Maha Pengasih lagi Penyayang”, hingga sabdanya.Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, marilah [berpegang] kepada suatu kalimat [ketetapan] yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak [pula] sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri [kepada Allah]“(Al-Imran:64)

Ibnu Hazm mengatakan,”Lihatlah dengan baik, Rasulullah SAW telah mengirimkan surat yang memuat ayat tersebut kepada orang-orang Nasrani, sedangkan beliaupasti mengetahui bahwa mereka akan menyentuhnya”.

Pendapat ini disanggah mayoritas ulama bahwa keadaan ini hanya merupakan surat dan memang tidak ada halangan untuk menyentuh apa saja yang memuat ayat-ayat Alquran tersebut seperti surat-surat, kittab fiqih, kitab-kitab tafsir, dll. Semua itu tidak ada keterangan menyatakan haram menyentuhnya..
so, in conclusion, jika sahabat muslimah membawa Tafsir Alquran, Alquran tarjamah, Buku-buku doa,.. don’t worry..itu dibolehkan sesuai penjelasan diatas

Membaca Alquran

Menurut Jumhur ulama, orang junub diharamkan membaca ayat-ayat Alquran, berdasarkan hadits Ali.r.a,
“Tidak ada suatu perkara pun yang dapat menghalangi Rasulullah saw dari membaca Alquran kecuali dalam keadaan junub.” (HR Ash-habus sunan serta dishahihkan oleh Tirmidzi dan lain-lainnya)

Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam kitab Fathul Bari mengatakan, ” Di antara mereka ada yang mengatakan bahwa sebagian perawi hadits tersebut dhaif. Akan tetapi pendapat yang benar, ia termasuk hadits hasan yang dpat digunakan sebagai hujjah dalam bidang ibadah.”
Ali juga berkata,
Aku melihat Rasulullah saw berwudhu kemudian membaca sesuatu dari Alquran. Beliu bersabda’Demikianlah keadaan orang yang tidak Junub, yaitu boleh membaca Alquran. Tetapi orang junub tidak dibolehkan membaca Alquran meskipun 1 ayat.” (HR Ahmad, Abu Ya’la dan inilah susunan kata-katanya. Menurut Haitsami, perawi-perawinya dapat dipercaya).

Syaukani mengatakan, “seandainya hadits tersebut benar-benar shahih, maka ia dapat digunakan sebagai alasan  untuk mengharamkan Alquran bagi orang yang junub. Mengenai hadits yang pertama, tidak dijumpai dalil yang menunjukkan keharamannya. Karena maksudnya hanyalah bahwa Nabi saw meninggalkan bacaan ayat-ayat Alquran sewaktu berjunub. Keterangan seperti itu tidak dapat dijadikan sebagai alasan hukum makruh, apalagi untuk mengharamkannya.”

Sementara itu Bukhari, Thabrani, Dawud, dan Ibnu Hazm berpendapat bahwa orang junub dibolehkan membaca Alquran. Bukhari mengatakan, “Menurut Ibrahim, seorang perempuan haid tidak dilarang untuk membaca Alquran. Begitu juga pendapat Ibnu Abbas bahwa orang yang junub tidak dilarang untuk membaca Alquran, Sebab Nabi saw. selalu berdzikir kepada ALLAH pada setiap saat. Dan sebagai tambahan dalam masalah ini, al-Hafizh mengatakan “Menurut pengarang buku ini (Bukhari), tidak ada satu hadits shahih pun yang membahas masalah ini, yakni melarang orang junub dan perempuan haid membaca Alquran”

In conclusion, ada berbagai pendapat mengenai hal ini, silahkan sahabat muslimah memilih diantara banyak pilihan (hasil ijtihad) dari ulama yang ada..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: