Cuplikan 4-fiqih mandi

setelah 3 episode kemarin kita membahas WHAT and WHY..
bagaimanakah tata cara mandi (ingat.. bukan M A N D I biasa..:) yang mengkuti kaidah yang benar? apa saja sunah2 dalam mandi??
btw sebelumnya, jadi ingat..
definisi sunah yang kita tahu slama ini, “dikerjakan mendapat pahala, tidak dikerjakan gapapa”, tapi ternyata itu definisi yang “nrimo”.. definisi yang membuat kita semangat tanpa menyalahi arti dari sunah itu sendiri, sunah adalah “dikerjakan memperoleh pahala, tidak dikerjakan.. RUGI lho..”
ok.. les start..
don’t forget to say.. bismillahirrahmaanirraahiim..
🙂

adapun rukun-rukun mandi (masih ingat pengertian rukun mandi? yap betul! jika tidak dikerjakan, maka mandinya tidak sah menurut aturan) yaitu:

1. BERNIAT
berniat ini yang membedakan ibadah dari kebiasaan atau adat.Jadi ingat saat dulu kita sering berpendapat bahwa niat adalah setelah kita mengucapkan “Usolli fardhu…”, padahal niat semata-mata adalah pekerjaan hati. Oleh sebab itu, kebiasaan yang dilakukan umat Islam, seperti menuturkan lafazh niat melalui
lisan tidak dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

2. Membasuh Seluruh Anggota karena berdasarkan firman ALLAH
” …….. Jika kamu junub, maka mandilah….” (Al Maidah: 6) selain itu sahabat muslimah juga bisa membuka di surat Albaqarah:222. Artinya adalah, hingga mereka mandi terlebih dahulu. Dalil yang mnunjukkan bahwa yang dimaksud dengan bersuci itu adalah mandi, ialah firman Allah ta’ala,
” Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu menegerti apa yang kamu ucapkan.(Jangan pula hampiri masjid) sedang dalam keadaan junub, kecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi..” (An-Nisa :43)
Dan yang dimaksudkan dengan hakikat mandi itu adalah membasuh seluruh anggota badan (inga-inga SELURUH anggota badan..)

lalu teknis yang dicontohkan Rasulullah seperti apa?
semua itu ada di sunnah mandi berikut…

SUNNAH-SUNNAH MANDI
Sesorang yang mandi harus memperhatikan pekara-perkara uang pernah dilakukan Rasulullah SAW pada saat mandi,yaitu sebagai berikut:

  1. Mulai dengan mencuci kedua tangan sebanyak 3 kali
  2. Kemudian membasuh kemaluan
  3. Lalu berwudhu secara sempurna seperti halnya wudhu pada saat ingin mengerjakan shalat. Ia juga boleh menangguhkan membasuh kedua kaki hingga selesai mandi, bila ia mandi di tempat tembaga dan sebagainya.
  4. Kemudian menuangkan air ke atas kepala sebanyak 3 kali sambil menyelang-nyelangi rambut agar air dapat membasahi urat-uratnya.
  5. Lalu mengalirkan air ke seluruh badan dengan memulai sebelah kanan, lalu sebelah kiri tanpa mengabaikan kedua ketiak, bagian dalam telinga, pusat, dan jari-jari kaki serta menggosok anggota tubuh yang dapat digosok.

Dalilnya adalah hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah r.a,

“Apabila Nabi SAW mandi junub, maka beliau memulai dengan mencuci kedua tangan, lalu menuangkan air dengan tangan kanan hingga ke tangan kirinya dan mencuci kemaluannya. kemudian berwudhu seperti halnya ketika hendak shalat. Lalu mengambil air dan menyiramkannya kepada jari-jemarinya ke dalam urat rambut hingga bila air terasa membasahi kulit, maka beliau meraupkan kedua telapak tangan lagi, lalu disiramkan ke atas kepalanya sebanyak tiga kali. Setelah itu beliau menuangkan atau menyiramkan air ke seluruh tubuhnya.” (H.R Bukhari dan Muslim).

ok sahabat muslimah, semua sudah disampaikan tanpa ada rahasia apa-apa lagi diantara kita… (tidak ada dusta diantara kita.. wadow jadoel bener..hehe)..

pesan dr blog ini, coba kita ingat-ingat lagi, ketika kita melakukan mandi besar, setelah selesai Haid/junub, apakah sudah sesuai dengan yang Rasulullah contohkan?? jika belum, yuk.. kita sempurnakan cara mandi kita.. karena ketika mandi kita tidak sah, tidak memenuhi rukun, maka ibadah-ibadah yang kita lakukan akhirnya akan tidak sah pula karena kondisi kita masih dalam keadaan junub..

wallahu’alam..
sampai bertemu lagi di pembahasan selanjutnya..

salam ukhuwah dan sayang untuk sahabat muslimah semua

2 Responses to Cuplikan 4-fiqih mandi

  1. dola says:

    wah..baru tau ternyata cara mandi itu kayak gitu ya….
    makasi banyak ya dit…
    ayo tambah lagi posting-posting keagamaannya ya…
    kan sambil nulis blog..sambil dapet pahala🙂

  2. Fj says:

    Insya allah kita dalam keaadaan suci selalu.. Ingat yang junub cepat2 mandi.. He.. He..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: