KPI IBU PROFESIONAL

February 3, 2017

ehem.. berat kali judul kita kali ini..

tapi gapapa ya, hidup kan cuma sekali, jadi jangan sampai menyesal! *tarik nafas dalam2 sambil terus berpikir mau menulis apa selanjutnya 🙂

kali ini dapat Nice home work mengenai KPI ibu profesional, dibagi menjadi 3 (tiga) peran, sebagai ibu, istri dan sebagai individu. metode untuk menyusunnya pun diarahkan untuk dapat menanyakan ke sekeliling kita, berdiskusi ke suami dan berdiskusi ke anak..

makin berat kan.. berat menerima kenyataan atas jawabannya.. 😥

walaupun berat, kenyataan harus tetap ditulis saudara-saudara!

yuk, kita mulai:

Sebagai Individu:

Jangka Panjang:

  • Punya lembaga pendidikan sebelum usia 40 tahun (karena suka mengajar dan ingin memiliki ilmu yang bermanfaat sehingga menjadi amal jariah kelak)
  • Punya perpustakaan untuk sekitar sebelum usia 35 tahun (buku bertumpuk alangkah lebih berguna bisa dibuatkan garasi perpustakaan, kecil, outdoor dan nyaman)

Jangka Pendek :(2017 – 2018)

  • tetap berpenghasilan, jika harus keluar maka lokasinya yang dekat dari rumah (jarak tempuh <30 menit dari rumah)
  • memiliki DANA DARURAT dan investasi (reksadana dan LM) -> menyisihkan menabung dana darurat mulai Maret 2017-Des 2017, Maret 2016 – Juni 2017 buka reksadana dan beli LM
  • mempersiapkan dana haji (after dana darurat ready, start Juli 2017)
  • memperdalam keilmuan yang disenangi dan dibutuhkan(parenting) -> ikut IIP dan Webinar HS
  • mengikuti komunitas yang bermanfaat (interior desain, parenting & bahasa) -> start ikut di grup media sosial, berperan aktif di alumni SMU, kuliah, SMP, ibu2 sekolah, komplek rumah
  • mengikuti kajian islam secara rutin -> ikut kajian di kantor atau masjid dekat rumah (setiap bulan)
  • menjaga ibadah harian ->baca quran setiap hari (usahakan membaca  malam dengan anak), doa pagi hari&sore hari, duha dan ibadah rawatib. new goal?TAHAJUD!

Sebagai Ibu:

Jangka Panjang

  • mendidik anak wanita menjadi seorang ibu, istri yang baik (keahlian yang coba diperdalam: memasak,  desain interior, desain baju, dokter gigi, ahli hukum dan berdagang)
  • mendidik anak laki-laki menjadi seorang ayah, suami yang baik (keahlian yang coba diperkenalkan: otomotif, berdagang,

Jangka Pendek (2017 – 2018):

  • dapat beraktivitas berpenghasilan  dekat dengan anak
    • how? mencari peluang
  • memiliki kurikulum/tema pendidikan untuk anak untuk mewujudkan tujuan jangka panjang. rencana di tahun 2017:
    • Keislaman untuk Arrum : lebih kenal dengan Alloh melalui ciptaannya (mengenal hebatnya tubuh manusia, berbagai macam hewan dan tumbuhan)
      • how? baca buku mengenai tubuh, ke taman safari dg sebelumnya menyiapkan materi hewan, berkebun di rumah.
    • Keahlian untuk Arrum : membiasakan membaca &menulis; naik sepeda & berenang; hafalan juz 30 & iqro
      • how? berlatih bersama arrum saat pulang kantor (membaca, menulis&iqro secara bergantian), weekend diisi dengan berenang atau naik sepeda, setiap mau tidur dilantunkan murrotal/ibu mengulang surat pendek.
    • Kemandirian untuk Arrum : mandi sendiri, tidur sendiri, menyiapkan peralatan menginap sendiri, membersihkan kamar& mainannya sendiri.
      • how?membacakan buku terkait tema mandiri, membiasakan/praktek terutama saat weekend, bekerjasama dengan guru di sekolah
    • kepribadian untuk Arrum  : penyayang, mudah meminta maaf, lebih mengontrol tangan&kakinya (agar tidak berantem fisik)
      • how?membacakan buku terkait adab, mencontohkan dan memberikan sugesti positif sebelum tidur
  • lebih menikmati dan memperbanyak main dengan anak
    • how? urusan rumah maksimal 30 menit dilakukan sepulang kerja, jika tidak selesai dilanjutkan di pagi hari (saat anak masih tidur)
  • mendekatkan anak dan keluarga dengan masjid
    • how?diusahakan solat isya di masjid dekat rumah dan weekend harus ada aktivitas solat berjamaah di masjid/mushola

Sebagai Istri:

Jangka Panjang:

  • suami nyaman, selalu sakinnah, mawaddah, warrahmah. *normatif ya?gapapa deh, emang ini KPI nya.
    • parameternya: cinta, rasa cinta itu, deg2an di dada, kuch2 ho ta hei selalu ada diantara suami& istri walaupun masuk usia 30, 35, 40 tahun dan seterusnya 🙂

Jangka Pendek (2017-2018):

ini hasil bertanya ke suami yah.. saat pulang kerja, di tengah kemacetan, suami disodori pertanyaan berat ini dan alhamdulillah dijawab.. alhamdulillah lagi, paksu ga aneh2 dan membuat istrinya senyam senyum karena sedikit banyak sudah dilakukan.. jadi seakan2 KPI yang mudah dicapai,ga susah2 amat..hehehe:p

  • istri yang selalu bangun pertama
    • how? hehe.. kaget juga mendengar parameternya ini, tapi ternyata ini penting bagi paksu ya. siap komandan! caranya? niat dari malamnya 🙂 parameter keberhasilan?always everyday become the first 🙂
  • istri yang selalu mengajak solat tepat waktu
    • how? menjaga tingkat keimanan ya agar semangat terus (lihat KPI sebagai indiividu, sdh sesuai kan?)
  • istri yang bisa masak lebih dari 20 jenis masakan-> optimis di 2017 ini bisa (bukan asal masak tapi yg lezat)
    • yes, ini memang menjadi momok ya, kerasa juga kalau ga bisa masak berbagai macam jadinya itu lagi itu lagi.. tapi insyaalloh bisa, caranya? tiap weekend disempetin coba 1 resep baru, apapun rasanya mari dimakan 🙂
  • istri yang lebih banyak menghabiskan waktu bersama anak
    • how? ini sudah inline dengan KPI diatas sebagai ibu kan? 🙂
Advertisements

Save Our Earth!

October 9, 2008

How is the weather that you feel now?

Let’s try to compare with the situation when you were still young. When you were young, the temperature during the winter season was relatively much colder than the temperature during winter now. Don’t you feel that also?

I had a discussion with one of the leaders from Kyungnam University a couple months ago. He said the current climate situation of is different with the climate situation in the early 70s.“When I was a little boy the temperature during winter or even autumn was very cold. Now, the temperature has become much warmer than it used to” said him. In addition to that, I also remember when I had discussion with my boss (at my part time job). He said that nowadays, not only climate, but also the global environment of Korea has changed. “When I was still young there were lots of empty places for me to play at. Now, lots of places have turned to buildings and factories. .Ohh…I think it will be lost for a next year because of human needed”.

Climate has changed not only in Korea, but also in my country, Indonesia, and – even – in all over the world. Indonesia only has two seasons: wet and dry season. The period for these two seasons was predictable. Before 2000, we would expect wet season would be happened from September until February, meanwhile dry season from March to August.. Now, unfortunately, as the climate has changed since the last decade, the period for those two climatic seasons has been unable to be predicted.

Moreover, the global temperature has become warmer than it used to.. We can see what has happened in the north and south poles. Most of the ice has been melted. We should question what will be happened if this happen to all of the ice there. Most of experts say that the melting ice will increase the sea level. Should the sea level rise, the coastal areas in all over the world will tend to be flooded; and even, mega floods also could be happened like what was happened in Gangwon (July,2006) and Jakarta (February, 2007).

Global warming is “a term regarding the gradual increase of the earth’s temperature” (Wikipedia). Global warming has potential to trigger lots or climate related disaster such us extreme weather events, intense storms, heat waves, droughts and floods. Any of these disasters will bring disruptions to the impacted areas.

Why has the temperature of the earth become warmer? Many factors have potential to make this condition to be occurred. Actually, naturally the global temperature will become warmer due to the heat from the sun (green house effects), but humans have made it become worse. As most of people do not care about their environment, so many people use cars and motorcycles carelessly. Man made environment such as buildings and factories also have potential to create pollution – either; water, soil, and air pollution – and harm the natural environment.

In addition, regarding the green house effects, the concept of this process is the same with the “green house or glass house” thus we name it “green house effect”. Because of the over loaded of CO2 production, the atmosphere will be covered by CO2 elements in which will capture the heat from the Sun. Therefore, the earth’s temperature will become warmer gradually.

What should we do to address this situation? As a human, each of us has a responsibility to save our earth. By being more concerned to our environment, we can save the world! Here are some efforts that we start to do from our self:

  1. Turn off lights when they are not in use. Although the light bulb itself does not emit gases, the power plants that are powering it do.
  2. Whenever possible, use a fan instead of air conditioning.
  3. Keep a car tuned up. When it is running properly, it emits fewer harmful gases.
  4. Walk or ride a bike when it’s possible
  5. Recycle. Un-recycled garbage ends up in a landfill, which produces methane. In addition, recycled goods require less energy to produce than products made from scratch.
  6. Plant trees and other plant life whenever possible. Plants take carbon dioxide out of the air and release oxygen.
  7. Eat less or no beef, as beef production is a large source of greenhouse gases (methane,) as well as a large cause of deforestation.
  8. Don’t burn garbage. This releases carbon dioxide and hydrocarbons into the atmosphere.
  9. Whenever possible eat food cold. Heating things up wastes more energy than almost everything else.
  10. Improvise whenever possible; it is better than buying a tool you only use once.
  11. Don’t buy more than one bottle of water in places where the water from the tap cannot be drunk. Instead, buy one bottle, and then boil water, let it cool (but not in the refrigerator) and use the original plastic bottle for your portable water supply. If your tap water is drinkable out of the tap, use this water instead of bottled water.

In addition, the most effective way to reduce the emission of greenhouse gases is to develop non-fossil fuel energy sources. Hydro-electric power, solar power, hydrogen engines and fuels cells are all ways to cut down emissions.

More importantly, for the leader of the country, they will play important roles. As an example produce a healthy environment policy so that the causes of global warming (over population, deforestation, ozone depletion). Those policies or programs that can reduce the global warming are such as: family planning policies to prevent overpopulation; educate people to be friendlier to environment (effect, solutions of greenhouse); mass publication use media to increase people’s awareness on global warming. This is causing both individuals and governments to act more responsibly towards to the environment.

To conclude this essay, the future condition of our earth, depends to the human’s behavior. Since we realize and start from now to save our earth, all of us could be the heroes of future earth condition.

this article sent to Kyungnam Times, Oct 2008


Tips Kesehatan Gigi

July 30, 2008

Mengapa gusi mudah berdarah?


Gusi yang mudah berdarah adalah salah satu tanda-tanda dari radang gusi (gingivitis) .
Gingivitis biasanya ditandai dengan gusi bengkak, warnanya merah terang, dan mudah berdarah dengan sentuhan ringan. Gingivitis dapat disebabkan beberapa hal, diantaranya kebersihan mulut yang buruk, penumpukan karang gigi (kalkulus/tartar) , dan efek samping dari obat-obatan tertentu yang diminum secara rutin.

Sisa-sisa makanan yang tidak dibersihkan secara seksama menjadi tempat pertumbuhan bakteri. Dengan meningkatnya kandungan mineral dari air liur, plak akan mengeras menjadi karang gigi (kalkulus). Karang gigi dapat terletak di leher gigi dan terlihat oleh mata sebagai garis kekuningan atau kecoklatan yang keras dan tidak dapat dihilangkan hanya dengan menyikat gigi. Kalkulus juga dapat terbentuk di bagian dalam gusi (saku gusi/poket). Kalkulus adalah tempat pertumbuhan yang baik bagi bakteri, dan dapat menyebabkan radang gusi sehingga gusi mudah berdarah.

Jadi apa yang harus dilakukan untuk menjaga agar gusi selalu sehat?

Sisa makanan yang melekat di sela-sela dan permukaan gigi harus dibersihkan dengan seksama sehingga tidak terakumulasi dan mengeras menjadi kalkulus.

Supaya memberikan hasil yang efektif, sikat gigi harus dilakukan dengan cara dan waktu yang tepat. Gigi yang menghadap pipi disarankan disikat dengan gerakan memutar dari atas ke bawah,diawali dengan bulu sikat ditempatkan pada permukaan gusi dan mengarah ke akar gigi. Gerakan menyikat sebaiknya jangan horizontal (dari kiri ke kanan) karena ruang di sela-sela gigi tidak terjangkau oleh bulu sikat gigi. Selain itu, gerakan horizontal yang disertai dengan tekanan yang berlebihan dapat merusak perlekatan gusi dengan gigi sehingga menyebabkan resesi gusi.

Menyikat gigi tidak perlu dengan tekanan yang berlebihan, asalkan seluruh permukaan gigi telah terjangkau. Pilih bulu sikat yang halus, dan ujung kepala sikat gigi yang kecil agar dapat menjangkau ke bagian gigi paling belakang. Kadang-kadang menyikat gigi saja tidak cukup. Plak di sela-sela gigi (ruang interdental) sulit dibersihkan, terutama pada gigi yang tumpang tindih dan berjejal. Untuk itu diperlukan dental floss atau benang gigi untuk membersihkannya.

Mengapa banyak anjuran sikat gigi malam sebelum tidur?

Pada saat seseorang sedang tidur, produksi air liur menurun, sehingga alirannya pun jauh berkurang. Padahal air liur memiliki efek self-cleansing, yaitu berfungsi untuk membilas plak yang melekat di gigi.
Tidur malam bisa memakan waktu hingga 8 jam. Pada rentang waktu selama itu, plak mengalami maturasi, di mana jumlah bakterinya lebih banyak. Pada waktu itulah gigi rentan terhadap proses karies atau gigi berlubang.

Sumber: Drg. Rosalina-Sakura Dental Center


Tips menghilangkan Sakit Kepala Tanpa Obat

July 30, 2008

Mengingat cukup banyaknya efek samping dari penggunaan obat sakit kepala, ada baiknya mencoba pengobatan non-obat yang alami yang dapat membantu mencegah serangan atau bahkan mengobati sakit kepala. Kami menyadur dari http://www.faqs.org yang telah mengumpulkan informasi tentang pengobatan alami tersebut, dan kebanyakan pengobatan yang diinformasikan berikut terbukti efektif, dan umumnya punya dasar teori yang berhubungan.

“The Doctor of the Future will give no Medicine but will Interest his Patients in the Care of the Human Frame, in Diet, and in the Cause and Prevention of Disease…”

Thomas A. Edison

Pengobatan alami umumnya tidak memiliki efek samping. Sering kali
beberapa pengobatan alami dapat dilakukan secara bersamaan. Jika satu pengobatan dapat mengurangi nyeri kepala, makapengobatan yang lain dapat membantu mengurangi atau bahkan menghilangkan nyeri kepala yang timbul.

Perlu diingat bahwa tidak semua pengobatan ini efektif pada setiap orang. Efek yang dirasakan pun mungkin berbeda. Beberapa pengobatan bisa jadi malah menambah rasa sakit kepala, danbeberapa pengobatan mungkin malah tidak berefek sama sekali. Anda boleh memutuskan untuk mencoba beberapa metode pengobatan dan memilih metode terbaik untuk Anda.

1. Untuk Efek Segera
Tindakan pengobatan di bawah ini dilakukan untuk menghilangkan atau mengurangi nyeri saat sakit kepala menyerang.

  • Mandi dengan cara menyiram tubuh atau dengan shower
  • Istirahat, berbaring di ruangan gelap
  • Hindari lampu terang atau nyala lampu yang menyilaukan
  • Taruh sesuatu yang dingin di bagian belakang leher, seperti handuk yang dingin dan basah; atau taruh bergantian antara handuk dingin dan handuk hangat di tempat nyeri
  • Taruh kompres dingin di kening, sambil merendam kaki di wadah berisi air hangat
  • Minum air atau jus buah alami, terutama jus tomat
  • Apabila Anda belum makan sama sekali, coba konsumsi makanan atau minuman yang bergizi
  • Pijatlah wajah, kepala, leher, bahu dan punggung Anda agar otot-otot lebih rileks.

Pemijatan sederhana

  • Tekan dua titik pressure di bagian belakang leher yang berjarak kira-kira dua inci, terletak tepat di bawah tengkorak, satu sampai dua menit. Tindakan ini dapat melepaskan endorphin yang dapat membantu melegakan nyeri.
  • Pijat atau tekan bagian berdaging antara ibu jari dan jari telunjuk.
  • Tekuk pelan-pelan kepala Anda ke kanan atau ke kiri untuk meregangkan otot-otot leher. Pijat dan rileks-kan otot-otot yang tegang.


  • Hindari sumber stress.
  • Hindari berolahraga saat sakit kepala jika olahraga tersebut menambah nyeri pada kepala dan leher.
  • Minum vitamin C, vitamin B6, choline, triptofan, serta niacin dan/atau magnesium

2. Pengobatan ala Chiropraktik
Menurut kaidah chiropraktik, sakit kepala kadangkala disebabkan oleh bergesernya tulang belakang dari tempatnya, tapi karena pergeseran ini sangat sedikit biasanya tidak terdeteksi. Pergeseran ini bisa jadi disebabkan karena mengangkat barang yang berat atau posisi duduk yang salah yang bisa mengganggu syaraf-syaraf di tulang belakang sehingga menyebabkan sakit kepala. Chiropractor (praktisi chiropraktik) biasanya mengobati sakit kepala dengan mendorong tulang-tulang tersebut secara perlahan untuk mengembalikan posisinya.

  • Metode yang dapat melegakan sakit kepala yang disarankan oleh chiropractor adalah dengan melakukan peregangan otot leher ke kiri dan ke kanan secara perlahan dan lembut (peringatan : jangan melakukan gerakan berputar!). Hindari duduk dengan kepala tertunduk dalam waktu yang lama dan berbaring telentang dengan kepala disangga bantal. Jika hendak memakai bantal sebaiknya gunakan bantal yang dapat menyangga leher tapi tidak menyangga kepala terlalu tinggi. Saat berbaring miring, gunakan bantal untuk menyangga kepala dan leher. Saat duduk, contohnya bekerja dengan computer, sering-seringlah mengubah posisi duduk dan cermati apakah ada otot bahu yang tegang saat menyangga tangan.


3. Biofeedback
Dengan biofeedback, seseorang akan belajar mengendalikan fungsi tubuh yang diatur oleh syaraf tak-sadar, misalnya detak jantung. Beberapa fungsi tubuh seperti otot tegang, telapak tangan yang dingin dan dilepaskannya hormon-hormon dalam darah seperti adrenalin adalah kendali syaraf tak-sadar yang terlibat dalam sakit kepala.
Biofeedback berarti memanfaatkan informasi yang tersedia oleh tubuh yang dikendalikan oleh syaraf tak sadar, lalu secara sadar informasi-informasi tersebut dirubah agar sesuai dengan kehendak kita. Apabila hal ini dilatih terus menerus, orang akan terbiasa mengatur fungsi tubuhnya agar bekerja sesuai kehendaknya.

Fase I pada migrain mirip dengan respon tubuh terhadap rasa takut. Pada fase I, darah dari tangan dan kepala mengalir ke otot besar. Tangan, terutama ujung-ujung jari akan menjadi dingin karena darah tertarik keluar. Perasaan bingung atau ketidakmampuan untuk berpikir jernih yang muncul dalam fase I mirip dengan rasa takut. Rasa nyeri akan muncul di fase II, ketika pembuluh-pembuluh darah kepala dan leher over-reaksi dan melebar kembali ke bentuk yang lebih besar daripada ukuran normal. Sakit kepala ini dapat dicegah dengan menurunkan tingkat keparahan fase I yang kemudian dapat mencegah terjadinya fase II.


Tingkat hormon dalam darah yang menyebabkan kontraksi pembuluh-pembuluh darah, seperti serotonin dan adrenalin, bisa dikendalikan dengan biofeedback, misalnya dengan memikirkan hal-hal yang bersifat rileks dan menyenangkan. Kadar serotonin dapat dimonitor dengan memeriksa temperatur pada jari dan tangan misalnya dengan menggunakan thermometer atau dengan menempelkan telapak tangan pada pipi. Jika tangan terasa hangat atau panas, artinya sudah sesuai dengan suhu tubuh. Apabila hal ini sering dilakukan, lama-lama orang akan menemukan tehniknya sendiri-sendiri dalam mengendalikan fungsi tubuhnya.

~selamat mencoba..semoga bermanfaat~^^