Point Insight dan 3 hal yang akan dilakukan bersama anak!

February 10, 2017

Selasa lalu ada pembelajaran perdana mengenai homeschooling.. agar lebih ingat dan terasa, maka saya putuskan untuk ditulis disini (tapi ini masih menit ke 52 dari 2 jam ya!)

images 2.jpg

lagi-lagi terpana! ah memang jadi orang tua itu banyak hal yang tidak diketahui. saya coba tuliskan point2 penting yg kucatat (yg lain juga penting tapi ini sedang mengena di diri).

  1. penerapan dan eksekusi; sebanyak apapun materi yang kita peroleh, hal terpenting adalah penerapannya. yap, i’m on process to execute some!
  2. Yang sedang kita bangun dalam masa usia dini ini adalah pondasi! pondasi dan pondasi!jadi jangan berharap ibu akan menemukan apa bakat si anak saat ini. ibu akan memetik buahnya nanti, saat mereka sudah remaja (kukutip dari penjelasan fasilitator)
  3. Membandingkan kemampuan anak dengan anak lain? jangan ya! kalau ingin membandingkan, bandingkanlah bagaimana anak kita bulan lalu dan bulan ini, bagaimana ia minggu lalu dan minggu ini.
  4. kebutuhan utama 5 tahun pertama (sisa 6 bulan lagi untuk si Kakak) adalah bagaimana membuat ia aman nyaman dan kebutuhan emosinya terpenuhi.
  5. 3 tujuan utama HS usia dini: anak SEHAT, anak BAHAGIA, anak SIAP MENJELAJAH DUNIA.

 

Sebelum mendengarkan rekaman materi diatas (masih 52 menit ya), coba-coba langsung mengerjakan PR yaitu menyebutkan 3 kegiatan yang akan dilakukan bersama anak. jawabannya apa coba?

  1. Berlatih sepeda atau berenang setiap minggunya
  2. Membiasakan anak ke masjid bersama (usahakan di isya tapi minimal weekend)
  3. melatih kakak untuk bisa mandi sendiri dan melatih adik untuk toilet training

terlihat ya komitmen kegiatannya material semua..! hehe. seperti target ibu2 ke anak..

setelah mendengan materi dari fasilitator, komitmen menjadi berubah,  menjadi:

  1. saat anak bangun dan memanggil hitungan ke 5 sudah menemuinya dan memeluknya serta menenangkannya (sering saat pagi, ibu sedang menyiapkan sarapan dan bekal, anak bangun dan meminta ditemani)
  2. menemaninya bermain. Ibu duduk diam benar2 menemaninya bermain. (sebagai ibu2 yang pikirannya ke mana2 dan tugasnya ke mana2, inginnya semua dilaukan dan selesai sempurna, jadi suka main sambil menyapu atau lipat pakaian. mainnya apa?sebenarnya hanya menjawab atau merespon pembicaraan anak)
  3. menanamkan tauhid; mengenalkan Alloh berulang2 dalam cerita atau kegiatan sehari2 dan ciptaanNya, mengulang-ngulang surat pendek, melakukan rutin solat berjamaah (di rumah dan masjid) serta memberikan sugesti positif pada anak sebelu tidur. (ini tidak lain tidak bukan untuk menebalkan jembatan neuro nya).

semoga Alloh memudahkan ikhtiar kami..

innallaha ma’ana..

 

 


Memahami diri dan keluarga

February 10, 2017

bismillahirrahmaanirrahiim…

kalau ada yang bingung dari kemarin kok posting mengenai ilmu, membuat parameter ibu, istri dan individu yang profesional dan membuat anak dan suami bahagia, maka kali ini keseruan ini berlanjut dengan mencoba menyelami diri, melihat potensi diri yaitu dalam rangka melihat potensi suami, anak dan  lingkungan sekitar.

mari kita mulai.. jeng jeng jeng..

diam sejenak.. dan agak lama…

Potensi Suami

Dalam melihat kembali potensi suami, maka kali ini saya menuliskan surat cinta untuknya.. surat cinta ini membawa saya mengingat kembali 7 tahun yang lalu saat mengenalnya dan memutuskan untuk  menikah dengannya.. seru.. senang dan saat menuliskan terasa sekali sampai ke hati, masyaalloh..lalu respon dan jawaban dari suami seperti apa? ah masyaalloh.. membahagiakan..  ada sikap khusus yang dia lakukan saat kami bertemu setelah membaca surat ini (rahasia lah ya.. hehe) dan dia juga menjawab surat ini,dengan dua balasan, balasan pertama yg katanya terburu2 saat ingin mematikan destkop, balasan kedua di hari selanjutnya (tersimpan rapi di email)

Alhamdulillah alaqulihal bahwa suami adalah seorang penyayang yang sangat hormat kepada orang tuanya dan ia juga seorang yang menghargai seorang istri sebagai partner yang tidak segan untuk membantu

Potensi Diri

Sejak dulu saat mengikuti psikotes baik untuk kerja ataupun sekolah, selalu ditanyakan mengenai kelebihan positif diri. Dan sejak dulu saya selalu menulis; mudah beradaptasi, menyenangi hal-hal baru dan pekerja keras.

khusus untuk saat ini, coba kuselami lebih dalam apa potensi positif diri?.. bismillah, saya suka dengan pendidikan (suka mengajar dan berbagi pengetahuan), saya pembelajar yang senang sekali dengan hal baru dan mudah beradaptasi, saya memiliki manajemen waktu yang baik

Potensi Kakak

yuk coba lihat ke sisi anak.. untuk kakak, kakak sekarang anak perempuan berusia 4.5 tahun yang sangat terlihat mandiri dan dewasa (karena kalem..hehe 🙂 ). kalau menurut ibu banyak potensi positif yang dimiliki, diantaranya yang sangat terlihat; kakak itu penyayang (sayang sekali dengan anak kecil, bayi dan juga binatang), kakak juga seorang yang ringan tangan (terbukti dengan senang membantu ibu dan adik), kakak seorang yang logika berpikirnya baik (jika diminta melakukan suatu kegiatan maka lebih mudah dg menjelaskan terlebih dahulu apa tujuannya, manfaatnya dan kerugian jika tidak dilakukan, ketimbang “menyuruh saja untuk melakukan”. Kakak juga sering menanyakan hal2 baru, apapun, dimanapun 🙂 )

Potensi Adik

Adik dan kakak, walaupun lahir dari rahim ibu yang sama, tinggal di rumah yg sama dengan kehidupan yang sama, masyaalloh, Alloh membuktikan bahwa ciptanNya sangatlah unik yang berbeda satu dengan lainnya.. untuk Adik, anak Laki-laki 2.5 tahun, ibu melihat potensi positif adik; mudah beradaptasi dengan lingkungan baru (kalau kita baru sampai di suatu tempat, yang maju duluan pasti adik.. tapi ada kalanya adik tidak pede (misal karena gelap) dan minta ditemani kakak, jadi mereka saling melengkapi), pemberani dan senang mencoba hal baru dan aktif-ekspresif (senang, sedih, adik eskpresif menunjukkan ke ayah dan ibu)

Lingkungan sekitar

Alhamdulillah alaqulihal, lingkungan sekitar rumah (lingkungan di satu RT, satu jalan) sangatlah bersahabat. Linkungan yang masih banyak didominasi oleh eyang-eyang beserta anak dan cucunya membuat lingkungan terasa hangat. saling menyapa, saling bermain dan berbagi makanan masih terasa di lingkungan sekitar.

Kami meyakini bahwa ini adalah rezeki dari Alloh. Dengan bi’ah yang sudah baik, setengah perjalanan sudah selesai.. mengisinya dengan hal bermanfaat dan menjadi orang yg bermanfaat untuk tetangga mungkin adalah hal yang ALLOH inginkan dari keluarga kami.

saat ini kami membuka rumah kami setiap weekend dimana anak2 sekitar bisa main ke rumah kami. Kami mengenalkan beberapa peraturan seperti saat masuk rumah maka anak2 akan langsung masuk ke ruang rahasia..untuk apa? “cuci kaki dan tangan” 😀  Lalu jika beralih ke mainan selanjutnya mereka sudah tau bahwa mainan sebelumnya harus dirapihkan.. efek baiknya apa?kami rasakan bahwa ini mejadi hal yang dipelajari si Kakak dan si Adik dimana akhirnya mereka mengikuti teman2nya/kakak2nya..

masak bersama, makan bersama, biasanya setengah hari penuh dilakukan di rumah kami.kenapa di rumah?karena kami ingin tetap mengawasi dan mengarahkan permainan mereka. Selain itu kami ingin menunjukkan ke si Kakak dan si Adik bagaimana cara menyambut dan memuliakan tamu, juga agar terasa di anak2 bahwa “our home is our playground” 🙂

Hal lain yang ingin kami wujudkan adalah menata buku-buku dan memiliki perpustakaan keluarga di rumah dimana anak2 tetangga bisa dengan bebas memilih buku dan membacanya.

Sesekali kami ingin mengadakan event story telling dan science show! science show dengan cara memberi project kecil pada si Kakak dan Adik yang dapat mereka lakukan dan dapat ditunjukkan/didemokan ke teman2nya. Kami melihat ini akan banyak  manfaatnya yaitu membangun rasa percaya diri si Kakak& Adik dan keyakinan bahwa Alloh memberikan banyak kelebihan pada diri mereka.

images.jpg

untuk mencari misi spesifik keluarga.. apakah hal diatas? rasanya hal diatas itu lebih ke apa yang kami ingin lakukan di sebagian hidup kami..

misi spesifik sepertinya masih harus kami gali kembali dan harus kami sepakati..

kami harus menyelami bersama.. meluangkan waktu bersama.. merehatkan pikiran dan menuliskannya bersama. 🙂 🙂 🙂

Innallaha ma’ana..

 


let’s go to Taman Safari Indonesia

February 7, 2017

bismillahirrahmaanirraahiim,

ide menulis pengalaman jalan2 anak2 saat kecil terinspirasi dari website mba tesya dan inget pesan pak suami bahwa senang2 itu tidak perlu menunggu “me time” tapi saat bersama anak-anak. absolutely right dear!

sebelum pergi ke TSI, sempat bimbang mau safari night apa safari normal? sebenarnya ingin safari night secara belum pernah ya, tapi menimbang2 terkait tujuan awal bahwa ini untuk memperkenalkan ke anak-anak bahwa banyak sekali ciptaan Alloh yang luar biasa jadi kami memutuskan untuk safari normal, pertimbangannya malam mungkin gelap, malam juga dingin dan kondisi anak2 yang cenderung capek kalau malam khawatirnya tantrum/rewel.

index.jpg

Sharing sedikit tentang agenda kami ke Taman Safari Indonesia- Cisarua. Terakhir kesini saat baru ada si kakak dan hanya sebentar karena sudah kesiangan. Jadilah saat sekarang berkunjung kesana, sebelumnya dipersiapkan bahwa harus sudah sampai sana jam 9 pagi. tapi tetap saja masih harus menunggu sampai jam 9.30 an karena mobil yg terpisah (kali ini berangkat rombongan).

Sesampai di tempat tiket, harga tiket anak Rp 140ribu dan tiket dewasa Rp 150ribu dan untuk mobil Rp 20,000 jadilah untuk berlima habis biaya Rp 745,000. Lumayan banget ya cyiin..

tapi kebayar lho karena banyak sekali spot, show dan berbagai hal yang bisa kita lihat di TSI ini. Berbagi tips sedikit ya, yg harus disiapkan:

  1. Bawa payung (walaupun di area TSI sudah sebagian besar dicover payung sih, tapi lebih baik bawa)
  2. Bawa baju hangat dan minyak kayu putih/telon, apalagi disaat2 udara seperti sekarang.
  3. Berkaos kaki dan bersepatu, lebih nyaman karena ga perlu basah2 dan tetap hangat
  4. Bawa kamera, jangan lupa di charge baterenya sebelumnya ya
  5. Bawa bekal makan. karena harga makanan di TSI lumayan ya, berkisar 40 ribuan keatas (tapi ini hasil muter2 di 1 foodcourt aja sih), nemu lebih murah Rp 25,000 untuk gado2 dan karedok (tanpa nasi), lebih murah lagi ya pop mie, Rp 10,000 aja, tapi ga kenyang.hehe.

sudah tips persiapan, sekarang tips rute ya:

  1. Keliling dengan mobil ga perlu berlama-lama, cukuplah 45 menit sampai 1 jam. karena anak2 cenderung bosan dan didalam ada lebih banyak pertunjukan
  2. Usahakan sudah sampai di area dalam TSI sebelum pk 11.3o siang, karena show pertama dimulai jam 10.30 siang di area pertunjukan (nah, ini kita kelewatan)
  3. arena permainan yang bisa dikunjungi dibawah itu kereta api wisata, ini seru! kami saja sebagai orang tua senang, apalagi anak2. dekat dengan ini ada dunia burung (sayang belum sempat kesana) dan safari garden apa gitu (ini juga ga sempat dikunjungi)
  4. Pahami rute dengan membaca brosur TSI. misal untuk bagian atas TSI ada pertunjukan harimau, anjing laut dan lumba-lumba itu ada di atas (jadi baiknya bawa mobil ke atas), lalu untuk yang dewasa dan ga bawa anak2 bisa ke pertunjukan cowboy show, itu letaknya paling atas lagi. cowboy show ini pertunjukan dengan menggunakan efek canggih tapi jalan cerita dan adegannya khusus dewasa (kami hadir terlambat karena mengejar setelah show anjing laut jadi tidak mendengar arahan MC, sehingga kami masuk dan hanya 3 menit duduk dan memutuskan keluar)
  5. Jangan lupa jalan kaki di area dunia hewan (lupa penyebutannya apa), itu lay out nya keren, dikelompokan misal kita masuk ke dunia primata, dunia reptil, dll. bagian ini menarik dari luar tapi kalau terlanjur naik mobil kemana2 jadi bisa tidak terjamah, jadi tetap, jangan lupa untuk tetap jalan kaki.
  6. last but not least, ada curug lho disini!  kami padahal sudah bersiap ingin melihat curug ini, tapi apa daya hujan deras ya, akhirnya berdamai antara keinginan dan cuaca.

anak-anak happy? yup.. happy.. dan kosakata atau direktori ibu dan ayah terkait binatang harus bertambah ya, tidak hanya gajah, jerapah tapi sekarang harus disebut juga Kasuari, binturong, lutung merah, komodo, iguana.. and many more.. hehehe 🙂

 


KPI IBU PROFESIONAL

February 3, 2017

ehem.. berat kali judul kita kali ini..

tapi gapapa ya, hidup kan cuma sekali, jadi jangan sampai menyesal! *tarik nafas dalam2 sambil terus berpikir mau menulis apa selanjutnya 🙂

kali ini dapat Nice home work mengenai KPI ibu profesional, dibagi menjadi 3 (tiga) peran, sebagai ibu, istri dan sebagai individu. metode untuk menyusunnya pun diarahkan untuk dapat menanyakan ke sekeliling kita, berdiskusi ke suami dan berdiskusi ke anak..

makin berat kan.. berat menerima kenyataan atas jawabannya.. 😥

walaupun berat, kenyataan harus tetap ditulis saudara-saudara!

yuk, kita mulai:

Sebagai Individu:

Jangka Panjang:

  • Punya lembaga pendidikan sebelum usia 40 tahun (karena suka mengajar dan ingin memiliki ilmu yang bermanfaat sehingga menjadi amal jariah kelak)
  • Punya perpustakaan untuk sekitar sebelum usia 35 tahun (buku bertumpuk alangkah lebih berguna bisa dibuatkan garasi perpustakaan, kecil, outdoor dan nyaman)

Jangka Pendek :(2017 – 2018)

  • tetap berpenghasilan, jika harus keluar maka lokasinya yang dekat dari rumah (jarak tempuh <30 menit dari rumah)
  • memiliki DANA DARURAT dan investasi (reksadana dan LM) -> menyisihkan menabung dana darurat mulai Maret 2017-Des 2017, Maret 2016 – Juni 2017 buka reksadana dan beli LM
  • mempersiapkan dana haji (after dana darurat ready, start Juli 2017)
  • memperdalam keilmuan yang disenangi dan dibutuhkan(parenting) -> ikut IIP dan Webinar HS
  • mengikuti komunitas yang bermanfaat (interior desain, parenting & bahasa) -> start ikut di grup media sosial, berperan aktif di alumni SMU, kuliah, SMP, ibu2 sekolah, komplek rumah
  • mengikuti kajian islam secara rutin -> ikut kajian di kantor atau masjid dekat rumah (setiap bulan)
  • menjaga ibadah harian ->baca quran setiap hari (usahakan membaca  malam dengan anak), doa pagi hari&sore hari, duha dan ibadah rawatib. new goal?TAHAJUD!

Sebagai Ibu:

Jangka Panjang

  • mendidik anak wanita menjadi seorang ibu, istri yang baik (keahlian yang coba diperdalam: memasak,  desain interior, desain baju, dokter gigi, ahli hukum dan berdagang)
  • mendidik anak laki-laki menjadi seorang ayah, suami yang baik (keahlian yang coba diperkenalkan: otomotif, berdagang,

Jangka Pendek (2017 – 2018):

  • dapat beraktivitas berpenghasilan  dekat dengan anak
    • how? mencari peluang
  • memiliki kurikulum/tema pendidikan untuk anak untuk mewujudkan tujuan jangka panjang. rencana di tahun 2017:
    • Keislaman untuk Arrum : lebih kenal dengan Alloh melalui ciptaannya (mengenal hebatnya tubuh manusia, berbagai macam hewan dan tumbuhan)
      • how? baca buku mengenai tubuh, ke taman safari dg sebelumnya menyiapkan materi hewan, berkebun di rumah.
    • Keahlian untuk Arrum : membiasakan membaca &menulis; naik sepeda & berenang; hafalan juz 30 & iqro
      • how? berlatih bersama arrum saat pulang kantor (membaca, menulis&iqro secara bergantian), weekend diisi dengan berenang atau naik sepeda, setiap mau tidur dilantunkan murrotal/ibu mengulang surat pendek.
    • Kemandirian untuk Arrum : mandi sendiri, tidur sendiri, menyiapkan peralatan menginap sendiri, membersihkan kamar& mainannya sendiri.
      • how?membacakan buku terkait tema mandiri, membiasakan/praktek terutama saat weekend, bekerjasama dengan guru di sekolah
    • kepribadian untuk Arrum  : penyayang, mudah meminta maaf, lebih mengontrol tangan&kakinya (agar tidak berantem fisik)
      • how?membacakan buku terkait adab, mencontohkan dan memberikan sugesti positif sebelum tidur
  • lebih menikmati dan memperbanyak main dengan anak
    • how? urusan rumah maksimal 30 menit dilakukan sepulang kerja, jika tidak selesai dilanjutkan di pagi hari (saat anak masih tidur)
  • mendekatkan anak dan keluarga dengan masjid
    • how?diusahakan solat isya di masjid dekat rumah dan weekend harus ada aktivitas solat berjamaah di masjid/mushola

Sebagai Istri:

Jangka Panjang:

  • suami nyaman, selalu sakinnah, mawaddah, warrahmah. *normatif ya?gapapa deh, emang ini KPI nya.
    • parameternya: cinta, rasa cinta itu, deg2an di dada, kuch2 ho ta hei selalu ada diantara suami& istri walaupun masuk usia 30, 35, 40 tahun dan seterusnya 🙂

Jangka Pendek (2017-2018):

ini hasil bertanya ke suami yah.. saat pulang kerja, di tengah kemacetan, suami disodori pertanyaan berat ini dan alhamdulillah dijawab.. alhamdulillah lagi, paksu ga aneh2 dan membuat istrinya senyam senyum karena sedikit banyak sudah dilakukan.. jadi seakan2 KPI yang mudah dicapai,ga susah2 amat..hehehe:p

  • istri yang selalu bangun pertama
    • how? hehe.. kaget juga mendengar parameternya ini, tapi ternyata ini penting bagi paksu ya. siap komandan! caranya? niat dari malamnya 🙂 parameter keberhasilan?always everyday become the first 🙂
  • istri yang selalu mengajak solat tepat waktu
    • how? menjaga tingkat keimanan ya agar semangat terus (lihat KPI sebagai indiividu, sdh sesuai kan?)
  • istri yang bisa masak lebih dari 20 jenis masakan-> optimis di 2017 ini bisa (bukan asal masak tapi yg lezat)
    • yes, ini memang menjadi momok ya, kerasa juga kalau ga bisa masak berbagai macam jadinya itu lagi itu lagi.. tapi insyaalloh bisa, caranya? tiap weekend disempetin coba 1 resep baru, apapun rasanya mari dimakan 🙂
  • istri yang lebih banyak menghabiskan waktu bersama anak
    • how? ini sudah inline dengan KPI diatas sebagai ibu kan? 🙂

Kalau boleh kuliah lagi,ambil jurusan apa?

January 24, 2017

Awal tahun 2017,artinya semangat masih sangat besar,sangat membara dan meluap2 😄

Ujungnya apa sih dalam hidup?goalnya apa?

apalagi kalau bukan syurga.surga sodarah2.syurga bersama keluarga.

sudah tau dari kecil tp kenapa sering kelupaan ketika sedang asik di dunia?serasa hidup selamanya,itulah manusia.sering lupa.

Kalau mau dibuat diagram sederhana,begini mungkin ya:

Surga (how?)-> lewat suami/keluarga (how?)-> keluarga yg islami

Saya yakin,keluarga yg islami bukan tumbuh dari banyaknya wejangan yg disampaikan orang tua,melainkan hanya bisa tumbuh dari contoh orang tuanya.contoh yg persistent!

Orang tuanya akan bisa konsisten jika memiliki ilmu dan memang sudah menjadi kebiasaan dalam dirinya.banyak ya tugas orang tua?bener banget..!

Mungkin itulah ladang pahalanya..

Nah  bicara ttg ilmu,jadi ibu itu kok ga bs selalu pede ya?apalagi sejak hidup mandiri.semakin SERU dan terlihat bahwa ilmu yg ada baru sekedarnya.

bicara tentang ilmu,kalau saja tahu rasanya akan begini,mungkin sebaiknya kita ikut jurusan manajemen keluarga yah:D sayang,jurusan itu tidak pernah ada di bangku kuliahan manapun.

Tapai kalau boleh berandai-andai,melihat kembali ke judul diatas yaitu kalau boleh kuliah lagi,mau ambil jurusan apa?

Yuk..coba ikutan meresapi…mojok duli dimana lalu merenung…hmm..dapet ga feels nya?

Kalau saya…? akan memilih hal berikut:

  • Universitas kehidupan,
  • Jurusan yg mau diambil jurusan keluarga sakinnah mawaddah warrahmah
  • Kekhususan:tata boga,tata busana,tata rias,tata graha,art n craft & psikologi

Akeh tenan? Apa ini ujungnya akan membentuk keluarga islami?iya insyaalloh.karena ibunya sudah pede atau tepatnya merasa pede?.hehe.

Banyak,bukan berarti ga bs kan?remah2nya kan sebenarnya sudah ada didiri,butuh dipertajam saja*menghibur diri😄

How?kita mulai ya breakdown:

Psikologi:

  • Via medsos:Follow ig parenting,join grup parenting fb,baca forum/blog ibu2 hebat&ikut kulwap.
  • Via dunia nyata:ikut kelas parenting di kantor&kajian muslimah ttg keluarga.
  • Via buku:masih banyak buku2 parenting yg belum selesai dibaca😂
  • Via aplikasi:dpt ilmu satu,sharing ke suami sebagai partner utama lalu coba langsung diterapkan.dpt ilham cara bermain,cara menangani anak,program untuk anak,dll ambil 1 yg pas lalu coba dijalani dan lihat reaksinya.

Tata boga:

Ga cengeng kalau ga ada art,tetap santai dan sadar bahwa inilah cara agar terbiasa masak bervariasi,sehat&cepat utk keluarga.

  • Via medos: follow ig resep/maska cepat.capscreen lalu save di folder khusus.
  • Via expert:tanya ke mama,mama dan mama😄
  • Via aplikasi:lakukan di tiap pagi utk sarapan&bekal siang&di weekend.

Tata graha:

Ini hal baru TERSERU.bahkan mungkin terlihat norak karena sedikit2 posting di ig:Dgapapa lah ya,kan tidak merugikan siapapun,isinya pun dibuat dengan caption yang semoga informatif😄.

Selama 30tahunan,ternyata baru sadar bahwa ini hal yg paling menarik yg kalau lagi dikerjakan ternyata bisa ga inget kalau sdh malam banget,ga inget kalau narik2-mindah2 barang berat,ga inget kalau ga ada duit.hahaha:😂 itu namanya passion kan?

  • Via medsos:sering2 lihat pinterest,ig,blog&youtube dsign.
  • Via aplikasi:tiap nyetir merhatiin rumah2&gedung sepanjang senopati prapanca.cara pengaplikasian tanaman,bentuk jendela,furniture&letak,sampai plafon.

Paling seru,coba terapin di rumah.karena sdh punya lab sendiri jadi bebas bereksperimen,tinggal ijin suami aja(yg ga boleh adalah maku2😂)-terancam tidak bisa mengikuti  tren masang2 quote ya sodarah2!

Tata busana:

Ini ni,kayaknya sense nya paling cuek.tp alhamdulillah diimbangi suami dan diimbangi suasana kantor dimana banyak temen2 yg hit,yg enak dilihat cara berbusananya,jd paling ga teringatkan terus untuk memperhatikan hal ini.

ART&CRAFT:

ingin bisa jahit,ingin terbiasa pegang gunting,ingin terbiasa pegang kuas..

Art(literaly ya,bukan a re te yg satunya lho bu ibu),art ini memang beneran asing untuk saya,jadi saat ini jika didepan putra putri tercinta,saya akan berpura2 untuk terbiasa sambil terus tidak menolak melakukan (melukis,menggambar,membuat rumah2an dari kardus).

2 rasa diatas benar2 jadi hal utama yang harus ditanggulangi dan sebagai pembelajaran bagi saya sebelum benar2 harus mengambil kursus(jika perlu).

nah kalau hal2 diatas sdh bertambah tajam,pede kayaknya bakal meningkat,suasana juga pasti lebih baik karena ibunya sudah ahli mengelola pemandangan rumah&interiornya,penampilan keluarga,makanan yg sehat.

Ujungnya.. program2 menuju keluarga islami bs dijalankan karena sudah ga ada PR lagi.

Bonusnya ada ga ya?bonusnya semoga juga tercapai pola pengasuhan untuk putri tercinta yaitu mempersiapkannya menjadi istri dan ibu😍

sudah tau mau kuliah apa,sekarang kita bicara tentang adab menuntut ilmu ya.

Hal terpenting yg harus dipersiapkan adalah “mengosongkan pikiran” maksudnya agar gelas kosong nantinya akan terisi penuh (hilang rasa sok tahu). Caranya bagaimana?Karena ini terkait dengan hati ya..maka.. bersihkanlah hatinya..

kalau untuk saya,caranya yaitu dengan solat,berdoa dan membaca quran secara rutin.

Jadi setelah baca hal2 diatas,kalau ada yang mirip2 dan sudab mewujudkan, dan ada yang bisa sharing cara2 mudah aplikatif untuk mewujudkan,atau yang mau ajak masuk komunitas ibu2:D,boleh banget sharing ya..

Bismillahirrahmaanirraahiim..
Semangat!insyaalloh terwujud😄

Happy a long life study everybody! Never stop is a must😄:D


I’m back!

September 19, 2013

Yes,finally I’m back dears…. since my last post on january,2010 it means almost 3 years I’ve ignored my blog…

How are you there?is all the things come for goods?
For me,
Many things&much feels already happened …and nowadays I can say that “hey!I can face all smoothly”;)

Slowly I start to look back what already happened in my life.?
#i graduated &come back to indonesia since dec 2009
#i joined on training since jan 2010
#passed training,I started to work since june 2013
#my beloved husband propose me on june,4 2013;)
#september,8,2010 i received a news that i could work In jakarta despite overall indonesia (and also on that day my wedding invitation card already finished since I really worried that I should work outside jakarta)
#september till february was so busy with my wedding preparation (high pressure..hehe)
#teng teng teng…on march,26,2011 I become a wife.. 😉
#after ied 2011,around early october 2011 i got an incredible news that I’l become a mother;)
#oct  2011 till june 2012 I was so busy for my pregnancy (my feel,my health,my skill)
#during my happiness as a pregnant woman,Alloh reminded me..on november,24,2011(4th months pregnancy), my father passed away..
Its not easy,but I can face it..
#tadaa.. june,6,2012 at 15.17pm Arrumaisha Alifa Fitri has come to complete my life…
#my story life changed suddenly,my life is full with learn&love..mom newbie
#still work,still pump,still drive..that what I’ve done during that day.. and now I add my activity by..”write” 😉

I’ve sum up my 3 years back… and now..
I ready  to write!

Nb:I’ll add some pictures later:D

————————————–
“Waktu berjalan sangat cepat,hidup ku hanya sebentar,jadi harus dapat kupastikan dan kuusahakan bahwa setiap detik dalam hidupku adalah bahagia”